Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label BISNIS OFFLINE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BISNIS OFFLINE. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2012

Mengenal Jenis Investasi



Dalam berinvestasi, terdapat dua macam jenis aset, yaitu aset riil dan aset finansial, yang sama-sama dapat dipertimbangkan sebagai sarana investasi dalam rangka mencapai tujuan keuangan Anda. Dalam berinvestasi, Anda harus ingat bahwa selalu terdapat risiko akan kehilangan modal Anda. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui dengan benar aset-aset yang Anda pilih untuk berinvestasi.

Aset riil
Aset riil adalah aset yang memiliki wujud. Contohnya adalah tanah, rumah, emas, dan logam mulia lainnya. Berinvestasi pada aset riil merupakan hal yang umum dilakukan. Contohnya, Anda membeli rumah, dan kemudian menyewakannya sehingga mendapatkan pendapatan bulanan. Belum lagi ketikarumah itu selesai disewa dan harganya naik, Anda dapat menjualnya dan mendapatkan keuntungan. Anda akan mendapatkan banyak keuntungan dari berinvestasi di aset riil ini, karena meskipun harganya dapat naik-turun, tetapi dalam jangka panjang nilainya cenderung meningkat.

Aset finansial
Aset finansial merupakan aset yang wujudnya tidak terlihat, tetapi tetap memiliki nilai yang tinggi. Umumnya aset finansial ini terdapat di dunia perbankan dan juga di pasar modal, yang di Indonesia dikenal dengan Bursa Efek Indonesia. Beberapa contoh dari aset finansial adalah instrumen pasar uang, obligasi, saham, dan reksa dana. anda juga Bisa memulai investasi finansial terpercaya dengan mengikuti Justbeenpaid sebagai aset untuk mengembangkan modal anda.


source: http://ciputraentrepreneurship.com 


Jumat, 01 Juni 2012

USAHA MUDAH


Usaha Yang Mudah Itu Banyak. Kalau usaha yang mudah itu banyak kenapa masih banyak pengangguran ya.,. Banyak orang mau memulai usaha terlalu banyak pertimbangan, lalu karena memikirkan banyak resiko malah banyak yang mengurungkan niatnya tersebut. Padahal kalau mau usaha itu banyak sekali jenisnya. Tinggal kita mau action apa tidak itu saja.
Kelemahan SDM yang lulus sarjana yang pada menganggur adalah mereka tidak siap kerja berwirausaha. Karena di kampus tidak memberdayakan materi kuliah dengan pekerjaan-pekerjaan yang siap pakai, bisa dipasarkan dilapangan, dan bisa untuk wiraswasta sendiri dirumah. Kelihatan sekali lulusan sarjana pada berharap banyak untuk menjadi pekerja kantoran atau PNS. Dan sedikit sekali yang menyiapkan dirinya untuk mampu berwirausaha sendiri. Nah Coba fikirkan jika para sarjana tersebut mampu berwirausaha sendiri, mereka akan mampu mengurangi pengangguran juga bukan?

Lalu apa tipsnya supaya bisa cepat punya usaha sendiri.
1. Gali bakat dan potensi anda. Berwirausahalah sesuai bakat dan kemampuan anda. Jangan memaksakan berwirausaha dengan hal yang baru dan anda tidak memahaminya.

2. Cari Mentor pebisnis yang terpercaya dan bisa membimbing anda jika mengalami kesulitan yang berarti.

3. Cari usaha yang modalnya sesuai dengan kemampuan kantong anda.

4. Jangan pikirkan kesulitannya terlalu njlimet (rumit) sehingga anda bisa menganggapnya mudah saja. Sesuatu jika dibenak kita mudah, maka akan mudah juga menjalaninya.

5. Learning by doing, dengan banyak aktion maka anda akan menemukan banyak pelajaran sehingga menemukan juga troubleshooting yang mantap karena anda langsung praktek. Bukankah praktek jauh lebih baik dari pada teori ? walaupun teori juga penting untuk landasan kita berpraktek. Ingan orang yang sukses menjadi pebisnis kebanyakan bukan lulusan dari perguruan tinggi. Bahkan banyak dari mereka yang tidak lulus SDpun bisa jadi penguaha sukses.